Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2024

What if Teaching Instead of Questioning? Does Everything Become Easy?

Pernahkah merasa bahwa orang lain tidak memahami kita, padahal memiliki intensitas. Kita berharap orang yang mengenal kita paham meski tak berbicara. Lalu bagaimana mereka tau? Apa mereka ini perlu menjadi cenayang dulu? Awkawk.. Tapi ya, aku juga suka menuntut orang-orang terdekatku, karena ekspetasiku mereka bisa menggunakan intuisinya atau kebiasaan yang kulakukan. Tentu itu salah, dan tidak seharusnya begitu. Sampai dimana aku memahami diri sendiri dan mencoba kencan dengan diri sendiri entah makan, nonton, belajar, atau belanja. Aku menyadari bahwa tidak ada yang lebih mengenalku selain diriku. Disanalah ekspetasiku terhadap orang-orang mulai mengecil. Begitu juga dengan harapan-harapan seperti "mereka pasti mengerti, memaafkan, menerima" Kata Harusnya dan Pasti adalah kata kuncinya. Sekarang ini, ketika aku sudah bisa memasang batas dan mengerti kebutuhanku, tuntutan itu berubah menjadi pengajaran. Kupikir, jika memang aku ingin mendapatkan perlakuan yang sesuai kein...