MAYBE I CALLED THIS SURVIVE MODE
Katanya menjadi dewasa itu menyenangkan ya? sebuah angan-angan yang selalu kita dambakan saat ditegur orang tua karena memecahkan barang dan kita dibandingkan dengan anak tetangga. Ingin rasanya kabur dari rumah dan membawa seluruh barang yang kita punya termasuk boneka panda? ahaha. Kita melihat orang-orang berusia 20-an yang bebas pulang malam, pergi kemanapun, membeli apapun yang dimau sedangkan kita? uang saku 5 ribu saat SMP? what is this!
But time go so fast.. sekarang kita sudah memasuki fase dewasa itu. Menjadi seorang pekerja, seorang istri atau suami, atau lainnya. Kita sudah menjadi manusia yang dianggap keren, bebas, dan menyenangkan itu bukan? Tapi benarkah begitu? aku yakin tak hanya aku yang mentertawakan relita mimpi ini. Ya beginilah kehidupan bukan.. terus bertambah usia dan berkembang. Kurasa fase ini memang tidak bisa dielak, mau tidak terima seperti apapun kehidupan tetap berjalan, hari hari terus berganti tanpa diminta. Hanya atas keinginan Yang Maha Kuasa semuanya berjalan. Kita hanyalah makhluk yang hanya bisa menerima dan berusaha.
Every people struggle to be a person, itu yang kualami sekarang ini. setiap orang dihadapkan dengan tantangan dan resikonya masing- masing. Jika kembali ke konsep dewasa, apakah yang kita hadapi dan perankan sekarang ini sudah sesuai dengan kedewasaan yang indah itu? setelah melalui hari hari dan mempelajari sekitar dari peran yang kujalankan sebagai manusia kurasa dewasa adalah..
mampu menghubungkan diri dengan baik bersama orang lain serta mampu menerima diri, dengan dapat mengenali dan mengatasi emosi diri sendiri.
Penerimaan dan pelaksanaan adalah hal yang kupelajari di tahun ini. Aku tidak lagi uring-uringan ketika sesuatu tak sesuai keinginanku ataupun ketika ternyata orang-orang disekitarku melakukan sesuatu yang menyimpang dan tidak sesuai harapanku. Terkadang sesuatu berjalan tidak sesuai apa yang kita inginkan, tapi begitulah hidup. Sekarang aku lebih fokus kepada apa yang akan kulakukan dan inginkan dalam hidup tanpa menakutkan hal-hal buruk yang terjadi. just let we try and take all the consequence just by myself. Kita hidup hanya sekali, maka lakukan sesuatu yang membuatmu hidup. Itu yang kupercaya. Sekarang ini, ketika aku sudah merasa nyaman dengan peranku, aku merasa seperti harus terus belajar entah dengan manusia, dengan keterampilan, atau kesehatan dan apapun itu. Yang kutau ku hanya punya kewajiban untuk memaksimalkan peran, dan soal bagaimana hasilnya biarkan alam yang bekerja.
Disisi lain ini menjadi hal yang buruk ketika aku terus membandingkan pencapaian yang satu dengan yang lain (dalam diriku). merasa seperti apakah hanya ini? dan terus merasa tidak puas. setelah beberapa kali konsultasi dengan profesional terkait masalah mental, ini bisa dikatakan sebagai bentuk survive mode. ketika kita berperan sebagai pekerja, kita memang perlu menggunakan ini untuk bersaing naik jabatan atau mencapai target. ketika kita belajar di sekolah kita memakai ini untuk naik kelas, begitupun dengan kehidupan sekarang ketika ingin bisa memasak, make up, atau apapun itu, kita akan terus mencoba sampai merasa yeah this is my style. dan itu tidak masalah asalkan seimbang dengan apresiasi, hiburan dan istirahat. Sesuai dengan porsinya Lain halnya dengan membandingkan pencapaian dengan orang lain, itu yang tidak sehat yaa. Tapi jika terinspirasi dan jadi termotivasi untuk melakukan hal yang sama dalam hal positif, itu boleh...
Aku rasa ini normal terjadi di masa awal berada dan menjadi dewasa. kita terus mencari sesuatu dan belajar, memang seperti itu seharusnya. Kurasa walaupun mungkin harus mengorbankan waktu, uang, tenaga dan jam tidur ini tidak menjadi masalah karna memang harus dilakukan. Bahwa ini adalah wujud merealisasikan agar dapat menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Asalkan masih pada batas wajar dan sesuai dengan kapasitas diri.
All we can do just learn how to be loved and to be in love with ouself as a person
Selagi itu tidak melanggar norma dan agama serta bersifat positif apa yang perlu ditakutkan? Kita memang harus mengusahakan yang terbaik untuk mendapatkan yang terbaik, dan kurasa kalau kita merasa sesuatu memang penting, mau bagaimanapun kondisinya kita akan mengusahakan semaksimal mungkin. Yaa apapun itu semoga kita bisa melewati semua fase dengan baik dan terus bertumbuh yaa
See you..
Komentar
Posting Komentar